Beranda » Uncategorized » Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 3)

Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 3)

T Diposting oleh pada 29 August 2011
F Kategori
b Comments Off on Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 3)
@ Dilihat 10 kali
Shutter (Rana)
Shutter ialah suatu prosedur untuk mengontrol durasi cahaya yang masuk ke kamera menuju sensor gambar digital yang diaktifkan ketika menekan tombol untuk memotret. Ketika kamera dalam keadaan diam, maka shutter akan menutupi semua bab sensor dan posisi cermin pantul (reflexing mirror) ke arah bawah sehingga mata sanggup melihat objek yang akan di foto. Ketika tombol untuk memotret ditekan, maka posisi cermin pantul menutup keatas dan bersamaan dengan itu Shutter akan membuka dan membiarkan cahaya masuk menuju sensor.

Kamera pada ketika diam


Kamera pada ketika tombol untuk memotret ditekan
Lamanya durasi cahaya yang masuk disebut dengan Shutter Speed, satuannya dalam rentang detik dan 1/sekian detik. Biasanya diset dalam interval “1 stop“, sama halnya dengan aperture, setiap penambahan 1 stop berarti jumlah cahaya yang masuk menjadi 2 kalinya dan sebaliknya setiap pengurangan 1 stop berarti jumlah cahaya yang masuk menjadi ½ kalinya. Range intervalnya ialah sebagai berikut:
…1/1000, 1/500, 1/250, 1/125, 1/60, 1/30, 1/15, 1/8, 1/4, 1/2 ,1, 2, 4, 8, 15, 30….
Semakin ke kiri berarti semakin cepat kecepatan shutternya dan semakin sedikit cahaya yang sanggup masuk, sebaliknya semakin ke kanan, berarti semakin lambat kecepatan shutternya dan semakin banyak cahaya yang masuk.
Slow Shutter Speed
Teknik ini memakai Shutter Speed yang rendah (angka yang besar), biasa dipakai untuk kondisi pencahayaan yang kurang. Shutter nya dibiarkan terbuka lebih usang semoga cahaya yang masuk semakin banyak untuk menghasilkan objek yang diinginkan. Pada Slow Shutter Speed disarankan untuk memakai tripod untuk mencegah kamera goyang pada ketika pengambilan gambar yang akan menghasilkan gambar yang blur atau berbayang.
High Shutter Speed
Pada teknik ini Shutter Speed berkecepatan tinggi (angka yang kecil), teknik ini mempunyai kegunaan untuk menagkap suatu momen dengan cepat, biasanya digunkan untuk fotografi olahraga, satwa, dll.

Hasil Foto dengan banyak sekali Shutter Speed

Next >>

Tags:

Komentar dinonaktifkan: Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 3)

Maaf, form komentar dinonaktifkan untuk produk/artikel ini

a Artikel Terkait Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 3)

Mengenal Crop Factor Pada Kamera Digital

Mengenal Crop Factor Pada Kamera Digital

T 14 July 2011 F A admin

Crop factor merupakan suatu istilah yang cukup sering didengar dalam dunia fotografi digital. Crop factor berkaitan dekat dengan rasio dari ukuran foto yang dihasilkan dibandingkan dengan ukuran referensi, dalam hal ini tumpuan yang dimaksud yaitu ukuran film 35mm (ukuran gambar... Selengkapnya

Belajar Teknik Panning Dalam Fotografi

Belajar Teknik Panning Dalam Fotografi

T 18 July 2011 F A admin

Apa itu Panning?  Panning ialah salah satu teknik fotografi yang dipakai untuk membekukan gerakan benda yang bergerak. Ide dibalik teknik panning ini ialah untuk mengatasi persoalan dalam menangkap objek yang bergerak cepat. Ciri-ciri foto dengan memakai teknik panning ialah fokus... Selengkapnya

Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 5)

Komponen Dasar Kamera Dslr (Bagian 5)

T 27 August 2011 F A admin

Memory Card Setelah sensor gambar digital merekam suatu objek, kamera akan melakukan serangkaian proses untuk mengoptimalkan gambar yang didasarkan pada pengaturan kamera yang dilakukan oleh fotografer sebelum mengambil gambar, menyerupai pengaturan ISO, Aperture, Shutter, dll. Setelah pemrosesan gambar, kamera digital akan menyimpan isu nya dalam... Selengkapnya

+ SIDEBAR

Ada Pertanyaan? Silahkan hubungi customer service kami untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai jasa/produk kami. atau kunjungi toko kami langsung di belakang sarang kopi susu yang ada di peta.

089516474646